Siraman Rohani Dalam Memaknai Isra’ Mi’raj

Pada hari Senin tanggal 4 April 2016, pegawai Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan menghadiri acara Tausiyah Memaknai Isra’ Mi’raj yang dilaksanakan oleh Sekretariat Jenderal di Ruang Mataram Gedung Karya Kementerian Perhubungan. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Ir. Sugihardjo, M.Si) dan dihadiri oleh Inspektur Jenderal (Dr. Cris Kuntadi, CA, CPA, QIA, FCMA, CGMA, Ak), dimana beliau merupakan satu-satunya undangan eselon I yang hadir. Selain itu dihadiri pula oleh pejabat struktural Eselon II, III dan IV, serta pejabat fungsional di lingkungan Kantor Pusat Kementerian Perhubungan. Tausiyah yang bertema Isra’ Mi’raj Jembatan Menuju Keridhoan diberikan oleh Ustadz Cecep Maulana atau yang dikenal dengan Ustadz Odong-Odong.

Memaknai Isra Mi’raj tidak hanya memaknai pentingnya menjalankan ibadah shalat, tetapi juga sebagai mengingatkan kita semua bahwa mengejar dunia adalah tidak lebih penting daripada mensyukuri nikmat dunia yang telah didapat. Dalam tausiyahnya, Ustad Cecep mengatakan bahwa dalam bekerja, hendaklah kita mencari yang halal, tidak banyak mengeluh, dan selalu berpikir positif. Dalam menjalani kehidupan, kita bisa berpikir out of the box, menggunakan kepintaran yang kita miliki untuk hal yang positif, serta harus bisa menjadi berbeda. Selain itu, kita harus mempunyai mimpi dan prinsip. Artinya jangan takut untuk memimpikan sesuatu yang terlihat mustahil karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, namun jangan menghalalkan segala cara. Mimpi dicapai dengan bekerja keras dan berdoa, bukan dengan meminta. Intinya adalah bekerja keras, bekerja ikhlas, berpikir kreatif dan selalu bersyukur kepada Allah SWT. (Wln)

Close Menu